Daisypath Anniversary Years Ticker
Lilypie Kids birthday TickerLilypie Kids birthday Ticker


Senin, 30 November 2009

Orang Tua (Harus) Ikut Belajar

Tadi pagi, di bus dalam perjalanan ke kantor, kebetulan di sebelah saya duduk seorang ibu dan anaknya yang masih SD (dipangku). Sepanjang perjalanan si ibu tersebut membacakan beberapa soal untuk dihafalkan anaknya. Tadi sih yang pertama dibacakan soal-soal agama. Tempat ibadah agama ini apa, kitabnya apa, pemuka agamanya disebut apa, hari rayanya apa. Terus keduanya pelajaran bahasa Sunda (berhubung saya belum begitu mengerti bahasa Sunda jadi ya kurang tahu juga) tadi diajarkan tulisannya bagaimana, misalkan kalau anjing itu bunyinya gimana, ngagogog jawab anaknya, nah tulisannya gimana n-g-a-g-o-g-o-g.

Saya langsung mikir, si anak itu tadi kira-kira kelas berapa ya, mungkin kelas 2 atau tiga gitu deh. Nanti kalau si kakak sudah SD, kami sebagai orang tua harus ikut belajar juga, karena saya lihat juga di kantor teman-teman yang anaknya sudah duduk di bangku SD, mereka ikut sibuk, ikut belajar, untuk bahan-bahan pelajaran anaknya, apalagi kalau anaknya mau ujian. Atau kalau gak ada PR (pekerjaan rumah) yang mengharuskan mencari bahan-bahannya di internet, waduh orang tuanya ikut sibuk browsing. Semoga nanti kami bisa ikut mendampingi belajar si kakak (dan sekalian dedek juga ikutan belajar). Kalau sekarang ngajarin si kakak, si dedek juga sambil belajar juga. Ya, semoga sekali menyelam minum air, he....he....he........si dedek juga sambil belajar biar pintar. Amin.

Semur Daging

Kemarin dapat daging Qurban dari masjid di komplek (kalau di komplek kami memang dibagikan juga buat penghuni komplek), bingung juga mau dibikin apa. Papa sih pinginnya dibikin sate saja. Ya sudah saya buatin bumbu sate (kebetulan di Tabloid Nova yang edisi kemarin ada beberapa resep dalam rangka Idul Adha) resep sate Maranggi Jl. Trunojoyo Bandung. Eh, giliran sudah dibuatin bumbu satenya dan sebagian dagingnya sudah dipotong kecil-kecil, si papa pingin dibikinin semur saja, pakai santan. Tadinya saya pinginnya gak pakai santan karena di rumah gak ada persediaan santan. Kata papa ya tinggal ke warung beli santan yang instan. Ya sudah terpaksa pakai yang instan saja dibeliin sama papa. Kemarin bumbunya tetap saja pakai yang bumbu sate itu, tinggal nambahin santan saja, he...he...he...... tapi ternyata jadinya enak juga.

Eh tapi namanya benar semur bukan ya ini, gak tahulah yang penting enak.........

Semur Daging

Bahan :
  • 1 kg daging sapi, potong kecil-kecil (kemarin campuran daging sapi dan kambing)
  • 2 ruas jari lengkuas, memarkan, potong-potong ½ cm
  • 2 lembar daun salam
  • 2 sdm kecap manis (sesuai selera)
  • minyak untuk menumis
  • 2 gelas air (kalau mau gak terlalu berkuah airnya sedikit saja, kalau saya suka yang banyak kuahnya)
  • 200 ml santan kental
Bumbu halus :
  • 10 buah bawang merah
  • 6 siung bawang putih
  • 2 ruas jari jahe
  • 1 sdt merica butiran
  • 2 sdt ketumbar
  • 1 sdm gula merah
  • 1 sdt gula pasir
  • 2 sdt garam (sesuai selera)
Cara Membuat :
  1. Tumis bumbu halus sampai harum, masukkan daging, aduk rata.
  2. Tambahkan air, masukkan lengkuas dan daun salam.
  3. Setelah daging empuk, masukkan santan kental, aduk rata.
  4. Angkat, sajikan.

Sabtu, 28 November 2009

Baca koran


Wih,meuni gaya si dedek baca koran. Mama mau baca gak boleh, langsung diminta katanya mau baca. Dedek...dedek, ada-ada saja.

Selasa, 24 November 2009

Ikan Mas Baby

Ikan Mas Baby
(favorit Menristek Drs. Suharna Suryapranata, M.T.)

Bahan :
  • cuka
  • ikan mas baby
  • garam
Cara Membuat :
Rendam ikan mas baby pada cuka dan garam selama 2 menit, lalu goreng.

Sumber : Ummi Spesial Nov 2009 - Jan 2010

Sayur Kacang Merah

Sayur Kacang Merah
(favorit Menristek Drs. Suharna Suryapranata, M.T.)

Bahan :
  • kacang merah
  • bawang merah
  • asem kandis
  • gula merah (diiris)
  • garam
  • daging/tetelan
  • daun bawang (diiris)
Cara Membuat :
  1. Daging dan kacang merah rebus hingga empuk.
  2. Bawang merah iris, gula merah, dan asem kandis masukkan ke dalam rebusan daging dan kacang merah.
  3. Setelah matang masukkan irisan daun bawang.
Sumber : Ummi Spesial Nov 2009-Jan 2010

Situs Kuliner dengan Menu Variatif dan Halal

Di bawah ini daftar situs yang dipilih oleh Ummi (Majalah Wanita) Edisi Spesial Nov 2009 - Jan 2010 yang terbilang menyediakan makanan yang halal dan aman dikonsumsi. Resep masakannya pun bervariasi.

Situs aneka resep makanan :
  1. kulinerkita.multiply.com (http://kulinerkita.multiply.com/)
  2. resep.kitchen4all.com (tapi ketika saya masukkan alamat web ini, web ini tidak ditemukan)
  3. anekareseplezatsehat.com (http://anekareseplezatsehat.com/)
  4. foods-recipe.com (http://www.foods-recipe.com/)
  5. resepmasakanhalal.blogspot.com (http://resepmasakanhalal.blogspot.com/)
  6. resepkita.com (http://www.resepkita.com/)
Situs pangan halal :
  1. halalsehat.com (http://halalsehat.com/)
  2. halalguide.info.com (ketika saya masukkan alamat web ini, adanya halalguide.info) (http://www.halalguide.info/)

Mengungkap Rahasia Para "Pemeran" Pengganti

Ini bukan ngomongin tentang stuntman alias pemeran pengganti di film-film itu lho. Ini ngomongin tentang bumbu atau bahan pengganti dalam resep masakan. Kadang-kadang kita menemukan resep yang di dalamnya disebutkan daun basil, daun mint, juga oregano, seperti terdapat pada kebanyakan masakan Eropa, atau bahkan bahan-bahan yang sudah jelas status keharamannya. Nah, itu yang akan kita bahas di bawah ini bahan-bahan yang dapat menggantikannya.

Ini saya kutip dari Ummi Spesial November 2009. Semoga bermanfaat.


  1. Ang ciu, mirin, sake

- Untuk ang ciu bisa diganti dengan 1 sdt cuka apel, 1 sdt kecap asin, dan ½ sdt gula pasir.

- Mirin bisa diganti dengan 1 sdm air jeruk nipis, 1 sdt kecap manis.

- Sake bisa diganti dengan 1 sdm air jeruk nipis, 1 sdt gula pasir.

  1. Red wine

Untuk menggantikan red wine, kita bisa menggunakan jus anggur, jus cranberry, dan jus tomat.

  1. Rhum

Sebagai penggantinya, kita bisa menggunakan penambah aroma yang lain, seperti essens vanilla atau essens buah-buahan (kalau dulu saya pernah baca –lupa di mana- bisa diganti dengan madu).

  1. MSG / penyedap rasa

Bila kita ingin menghindari penggunaan MSG, gunakan kaldu daging alami sebagai pengganti MSG, cita rasa masakan akan lebih lezat secara alami. Atau, sedikit gula pasir dan garam bisa kita gunakan sebagai pengganti MSG (kalau kata Pak Wied Harry Apriadji gunakan saja bawang merah dan bawang putih goreng yang dihaluskan).

  1. Jeruk nipis

Bisa diganti dengan lemon. Justru aroma jeruk lemon lebih sedap dan kandungan airnya lebih banyak, namun harganya lebih mahal.

  1. Asam

Untuk kelompok asam-asaman, semisal asam kandis, asam gelugur, asam sunti, asam jawa, belimbing wuluh bisa saling menggantikan sebab yang diambil memang cita rasa asam dari bumbu ini. Hasil masakan pun akan memiliki cita rasa yang mirip.

  1. Daun basil

Bisa diganti dengan daun kemangi karena aromanya lebih mendekati dibandingkan daun salam.

  1. Daun mint

Daun mint memiliki rasa dan aroma yang khas. Memang agak susah menggantikan daun ini, namun jika tidak tersedia bisa diganti dengan daun jeruk purut.

  1. Jintan

Bila tidak menemukan jintan, gunakan saja kapulaga bubuk.

  1. Klabet

Bisa diganti dengan kemiri karena sifatnya yang mengentalkan dan gurih, hampir sama dengan kemiri.

  1. Santan

Santan bisa diganti dengan susu atau susu kedelai. Susu yang digunakan sebaiknya susu tawar cair atau bisa juga susu bubuk yang dilarutkan dengan air. Perbandingannya, 100 ml santan digantikan dengan 100 ml susu tawar cair.

  1. Gula

Gula memberikan rasa manis di dalam masakan, selain memberikan efek aroma karamel yang yang lezat pada makanan panggang. Kalau enggan menggunakan gula, kita dapat menggantinya dengan dengan madu, atau simple syrup. Sedangkan untuk masakan Jawa, gula bisa diganti dengan gula jawa (kalau say abaca bukunya Ena Lubis – juri MKH- gula bisa diganti dengan gula jagung).

  1. Bawang putih

Sebagian orang mungkin tidak menyukai bawang putih karena aromanya yang menyengat. Alternatif yang bisa digunakan adalah bawang lokio atau bawang Bombay karena kedua bawang ini memiliki aroma yang lebih ringan, tidak setajam bawang putih.

  1. Oregano

Dalam masakan Italia, semisal spaghetti, oregano merupakan salah satu bumbu yang digunakan. Bila kita sulit mencari oregano, maka kita bisa menggunakan daun kemangi yang dikeringkan sebagai penggantinya.

  1. Kencur

Hidangan berkuah, seperti sayur bening, ada yang menggunakan kencur sebagai bumbunya. Bumbu ini bisa diganti dengan temu kunci.