Daisypath Anniversary Years Ticker
Lilypie Kids birthday TickerLilypie Kids birthday Ticker


Selasa, 03 November 2009

Sup Krim Sayuran

Sup Krim Sayuran

Bahan :
  • 500 gr aneka sayuran (wortel, kembang kol, buncis)
  • 500 ml kaldu ayam
  • 125 gr bawang bombay cincang
  • 50 gr batang seledri cincang
  • 1 siung bawang putih, memarkan
  • ½ sdt garam
  • ½ sdt lada
  • 1 lbr bay leaves
  • 750 ml kaldu daging
  • 2 sdm mentega
  • 2 sdm tepung terigu
  • 125 ml krim kental
  • 300 gr sosis sapi, iris bulat 1 cm
Pelengkap :
  • roti poppy seed
Cara Membuat :
  1. Didihkan 500 ml kaldu ayam, masukkan bawang bombay, seledri, garam, lada, bawang putih, dan bay leaves dalam panci.
  2. Tambahkan sayuran, masak dengan api kecil. Tutup panci, supaya sayuran cepat empuk.
  3. Sisihkan daun bay leaves, masukkan sup sayuran ke dalam blender, haluskan. Sisihkan.
  4. Lelehkan mentega, masukkan tepung terigu aduk cepat, tambahkan sisa air kaldu, masak sampai kental dan mendidih.
  5. Masukkan sayuran yang sudah diblender, masak kembali sampai mendidih. Sebelum diangkat, tambahkan sosis sapi dan krim kental, aduk rata.
Untuk 6 orang

Sumber : Nova 1132/XXII 2-8 November 2009

Sup Krim Jagung Manis

Sup Krim Jagung Manis

Bahan :
  • 1300 ml kaldu ayam
  • 200 ml susu cair
  • 100 gr jagung muda pipilan
  • 60 gr kacang polong
  • 50 gr wortel, potong dadu
  • 300 gr daging ayam, potong dadu 1x1 cm
  • 1½ sdm tepung terigu
  • 1½ sdm margarin/mentega
Bumbu :
  • 4 siung bawang putih, cincang halus
  • 2 sdm bawang bombay cincang
  • 1 sdm seledri cincang
  • ½ sdt oregano kering
  • ½ sdt lada halus
  • 1 sdt garam halus
Cara Membuat :
  1. Panaskan mentega, tumis bawnag bombay dan bawang putih hingga harum. Masukkan tepung terigu aduk hingga berbutir halus. Tambahkan daging ayam, masak hingga daging berubah warna.
  2. Tuang kaldu, susu cair, jagung manis pipilan, kacang polong dan wortel, aduk rata. Masak hingga mendidih.
  3. Tambahkan lada, oregano dan garam. Masak hingga mendidih dan semua bahan matang.
  4. Sesaat sebelum diangkat tambahkan seledri cincang. Angkat. Sajikan panas.
Untuk 5 porsi

Tips :
Sup ini semakin lezat jika dihidangkan dengan taburan keju cheddar parut.

Sumber : Nova 1132/XXII 2-8 November 2009

Catatan : Bila untuk MPASI, penggunaan gula, garam bisa diskip atau dikurangi, sementara lada dikurangi

Mencegah dan Mengatasi Bahaya Kebakaran (2)

Dari tabloidnova.com

Mencegah dan Mengatasi Bahaya Kebakaran (2)

Ilustrasi: www.nmsu.edu

Bahaya kebakaran menjadi salah satu momok yang sangat menakutkan. Bagaimana caranya bila bahaya itu tak dapat dicegah?
Bagaimana jika kebakaran tak bisa dicegah?

1. Usahakan memadamkan api sebisa mungkin. Bila kompor yang terbakar, Anda bisa memadamkannya dengan menggunakan karung atau kain yang telah dibasahi air.

2. Jangan sekali-kali menyiramkan air ke atas kompor yang terbakar. Cara ini tidak akan memadamkan, namun sebaliknya, justru akan memperluas daerah yang terbakar.

3. Jika kebakaran disebabkan listrik, putuskan aliran listrik secepatnya dan padamkan percikan apinya.

4. Bila api tak kunjung padam, utamakan keselamatan diri Anda. Segera menghubungi dinas pemadam kebakaran dengan menekan nomor 113.

5. Usahakan memberikan informasi yang jelas, seperti apa yang terbakar dan di mana lokasinya. Ini dimaksudkan agar petugas PMK dapat mengirimkan unit pemadam yang sesuai dengan kejadian. Pasalnya, penanganan musibah kebakaran berbeda satu sama lain.

6. Bila memasuki sebuah gedung bertingkat, biasakan untuk mencari tahu letak tangga darurat. Karena jika terjadi kebakaran, secara otomatis lift tidak bisa digunakan.

7. Ingat pula di mana posisi alarm dan alat pemadam kebakaran, agar dapat digunakan saat terjadi kebakaran.

8. Bila menghadapi gejala akan terjadi kebakaran, berbuatlah sesuatu. Paling tidak, berteriak atau nyalakan alarm, sebelum api menyentuh alat otomatis yang telah terpasang. Ingat, alarm yang paling peka adalah tubuh kita.

9. Bila terkurung asap, usahakan berjalan di bawah asap dengan merangkak. Pasalnya berat jenis asap lebih ringan dari udara, sehingga asap akan memenuhi bagian atas ruangan. Jangan lupa, tutup mulut dan hidung dengan kain. Penyebab jatuhnya korban yang terbanyak adalah karena menghisap banyak asap, bukan akibat terbakar api.

10. Jangan bersembunyi di kamar mandi. Pasalnya, jika api membesar dan kamar mandi kering, air akan mendidih. Banyak kejadian membuktikan, korban tewas banyak ditemukan di dalam kamar mandi atau dalam posisi berendam di dalam bak air.

11. Di rumah, buatlah jalan alternatif yang dapat digunakan untuk menyelamatkan diri jika terjadi musibah kebakaran.

12. Bila terpaksa harus menggunakan teralis, usahakan teralis dapat dibuka dari dalam. Pasalnya, seperti yang sudah-sudah, teralis menjadi penghalang bagi Anda untuk menyelamatkan diri, sekaligus bagi petugas pemadam.

13. Jika Anda mengalami luka akibat terbakar, secepatnya dinginkan dengan es atau disiram air mengalir atau air yang ditambah garam, sambil menunggu penanganan dari tenaga medis.

Edwin Yusman F/Nova

Mencegah dan Mengatasi Bahaya Kebakaran (1)

Dari tabloidnova.com

Mencegah dan Mengatasi Bahaya Kebakaran (1)

Ilustrasi: www.nmsu.edu

Mencegah bahaya kebakaran sebenarnya gampang, dimulai dari lingkungan di dalam rumah terlebih dahulu. Misalnya, membiasakan untuk memeriksa kompor dan aliran listrik sebelum tidur.

Bahaya kebakaran terkadang juga terjadi akibat kekuranghati-hatian, ketidaktahuan dan kecerobohan manusia.

Nah, bagaimana cara mencegah bahaya kebakaran?
1. Upayakan jangan mengisi minyak ke dalam kompor terlalu luber atau jangan biarkan minyak di dalam kompor kosong.

2. Usahakan sumbu kompor tidak ada yang panjang sebelah atau ompong, karena bisa menyulut kebakaran.

3. Jangan menaruh kompor terlalu dekat ke dinding.

4. Jangan menyimpan barang yang mudah terbakar, seperti bensin atau minyak tanah di kolong meja kompor, atau dekat dengan sumber api.

5. Bila menggunakan kompor gas, taruhlah kompor dan tabung gas di tempat yang ventilasinya bagus atau mencukupi agar udara mudah keluar masuk. Sehingga bila terjadi kebocoran, gas akan langsung terbawa angin. Hindari menempatkan kompor gas di dekat barang yang mudah terbakar. Juga, jangan menaruh kompor gas di sebelah kompor minyak. Apabila terpaksa, taruhlah kompor gas sekitar 1-2 meter dari kompor minyak.

6. Periksalah saluran gas dari tabung ke kompor.

7. Untuk listrik, jangan memasang lampu berlebihan dan jangan menempelkan stop kontak bertumpuk-tumpuk. Pasalnya, kabel akan panas dan meleleh, dan dapat menyebabkan percikan api yang lama-lama bisa menyulut kebakaran.

8. Jangan merokok di tempat tidur.

9. Jangan menaruh obat nyamuk bakar terlalu dekat dengan barang-barang yang mudah terbakar.

10. Jangan biarkan anak kecil bermain korek api.

11. Jangan membakar sampah di tengah terik matahari atau deraan angin kencang.

Edwin Yusman F/Nova

Senin, 02 November 2009

Sudah November

Wah, sudah bulan November ya, tadi bikin surat tanggalnya masih di bulan Oktober. Jadi we ngeprint ulang. Padahal tadi sudah ngeprint rangkap 3. Untung belum masuk ke atasan. Tapi jadi bersyukur, alhamdulillah sudah tanggal muda lagi, rekening ada yang masuk lagi (gaji), he...he....he... Kemarin si kakak sudah minta uang bayaran sekolahnya, saya jawab "Kan mama belum gajian, ya nanti hari Selasa dong bayarannya". Jadi di rekening nantinya cuma numpang lewat saja, habis itu langsung dipakai buat bayar macam-macam tagihan rutin bulanan. Tapi tetap harus bersyukur, masih punya sumber penghasilan tetap bila dibandingkan dengan orang lain yang tidak mempunyai penghasilan tetap.

Terima kasih ya Allah atas segala nikmat-Mu, semoga hamba menjadi hamba yang syukur nikmat. Amin.

Roti Lapis

Buat sarapan ama bekal : mudah dan enak, he...he...he.....

Roti Lapis

Bahan:
10 lbr roti tawar
5 lbr daging asap
5 lbr keju lembaran

Bahan Pelapis:
3 btr telur, kocok lepas
¼ sdt garam

Cara Membuat:
1. Letakkan roti tawar dengan daging asap lalu lapisi dengan keju lembaran.
2. Tutup lagi dengan satu lembar roti tawar.
3. Aduk bahan pelapis, celupkan roti lapis hingga terbalut rata.
4. Panaskan wajan anti lengket, letakkan roti lapis, masak hingga kecokelatan, balik lalu masak sampai matang.
5. Potong-potong, hidangkan dengan saus sambal.

Untuk 5 Porsi

Resep: Erwin Kuditawati
Uji Dapur: Klub Nova
Foto: Ahmad Fadilah/Nova
Penata Saji: Diah Takarina

Lepas....lepas........

Lepas.....lepas.......itu kata si dedek sekarang kalau pas dia lagi pipis dan jongkok di toilet, gak mau dipegangin. Gaya sekarang udah gak mau dipegangin dia. Ya, takutnya sih jatuh gitu, tapi dedek cuek aja, pegangan sendiri dia di pinggiran toilet yang di depan itu. Kalau pakai kamar mandi yang di depan kan toiletnya pakai toilet jongkok (ada sejarahnya nih kenapa pakai toilet jongkok) sedangkan kalau di kamar mandi belakang pakai toilet duduk. Kemarin dicobain lagi pakai yang toilet duduk si dedek udah gak takut lagi, malah ketawa-tawa. Udah bisa sekarang didudukin di toilet duduk meskipun tetap dipegangin, takut jatuh.

Ohya, mengenai toilet jongkok itu, dulu si kakak Nashwa tuh gak tahu kenapa waktu pindahan rumah itu tiap kali lihat toilet duduk selalu nangis dan gak mau didudukin di toilet, akhirnya pipis maupun pup di lantai kamar mandi, lama-lama mikir kalau gitu terus malas bersihinnya terus jorok. Ya udah terpaksa diganti aja toiletnya pakai toilet jongkok. Akhirnya si kakak mau pipis atau pun pup di toilet. Yah, nanti aja kalau anak-anak udah agak besar kali ya diganti lagi pakai yang duduk, sekarang asalkan mereka nyaman ya so what gitu lho.

Tapi ngomong-ngomong tentang toilet, saya sendiri kalau di tempat umum, lebih memilih memakai toilet yang jongkok daripada toilet duduk. Sepertinya lebih nyaman saja. Kecuali terpaksa adanya toilet duduk aja, ya biasanya saya bersihkan dulu dudukan toiletnya. Sebenarnya sih bisa juga kita bawa dudukan toilet sendiri, tapi malas saja bawanya.