Daisypath Anniversary Years Ticker
Lilypie Kids birthday TickerLilypie Kids birthday Ticker


Rabu, 02 September 2009

Gempa di Bandung

Ya Allah, Allahu Akbar, barusan terjadi gempa di Bandung. Kami sekantor langsung pada berhamburan keluar ruangan. Ternyata pusat gempa di 142 km barat daya Tasikmalaya, kedalaman 30 km, berpotensi tsunami. Gempa 7,3 skala Richter pukul 14.55 WIB. Berita terkait di sini. Saya tadi begitu keluar lupa gak bawa hp, akhirnya coba nelpon ke rumah pakai hp teman, ternyata jaringannya lagi error. Waduh, deg-degan, gimana yang di rumah? Nelpon papa juga gak bisa, nelpon ke TPA dedek gak bisa juga. Ya Allah, lindungi kami Ya Allah!

Soto Asem Pedes

Dapat resep baru nih, dari pakdhe Wied (makasih), yang ada di Jelang Siang Trans TV hari ini

Soto Asem Pedes (untuk buka puasa)

Bahan :
  • ayam
  • wortel
  • brokoli/kembang kol
  • tomat
  • air jeruk lemon/nipis
  • taoge
  • daun jeruk
  • jahe
  • serai
  • cabe merah
  • cabe ijo
  • air
Bumbu halus :
  • bawang merah
  • bawang putih
  • merica
  • jahe
  • kunyit
  • garam
Cara membuat :
  1. Tumis bumbu halus ditambah dengan daun jeruk, jahe, serai, cabe merah, cabe ijo.
  2. Masukkan ayam dan wortel.
  3. Setelah ayam empuk, masukkan brokoli/kembang kol.
  4. Menjelang diangkat, masukkan tomat, bubuhi air jeruk lemon/nipis.
  5. Tambahkan taoge, aduk, angkat.
Kalau buat dedek paling diskip aja cabenya. Perlu dicoba nih.

Tip Memilih Ikan

Tip Memilih Ikan (dari ayahbunda)

Ikan laut atau ikan tawar sama baiknya sebagai makanan balita. Namun, Anda harus pinta-pintar memilih saat belanja ikan. Jangan salah memilih ikan yang tidak segar sehingga mengurangi kandungan gizinya.

Ikan Segar

* Insang tidak kering, berwarna merah segar.
* Mata penuh, agak menonjol dan bersinar.
* Kulit mengkilat, kencang dan melekat dengan daging.
* Bila ditekan dengan telunjuk tangan, kembali ke bentuk semula.
* Sisik mengkilat di kulit.
* Perut tidak bengkak atau kempis.
* Ikan bau lumpur bukan berarti tidak segar, bisa jadi karena dari daerah berlumpur.

Ikan Segar Potongan (fillet)

* Bentuk potongan padat.
* Daging ikan mengkilat.
* Daging kenyal, bila ditekan kembali ke bentuk asal.
* Tidak bau amis menyengat, apalagi bau busuk.
* Daging melekat kuat pada tulangnya.
* Tidak menampakkan warna kecokelatan atau kekuningan.
* Daging tidak kering.

Ikan Beku

* Daging betul-betul beku dan dikemas baik.
* Daging segar, padat dan mengkilat.
* Tidak memiliki bagian yang terlihat kering akibat rusak karena pendinginan.
* Ikan beku yang telah dicairkan (thawing) harus segera dimakan, jangan dibekukan kembali karena akan mengurnagi mutu, kecuali setelah diolah.

Selasa, 01 September 2009

Doa Hari-11

Doa hari ke-11

Yaa Allah! Tanamkanlah dalam diniku kecintaan kepada perbuatan baik, dan tanamkanlah dalam diriku kebencian terhadap kemaksiatan dan kefasikan. Jauhkanlah dariku kemurkaan-MU dan api neraka dengan pertolongan-MU, Wahai Penolong orang-orang yang meminta pertolongan.

Doa Hari-10

Ini juga, doa hari ke-10, berhubung kemarin sibuk berat jadi gak sempat upload ke blog

Yaa Allah! Jadikanlah aku diantara orang-orang yang bertawakkal kepada-Mu, dan jadikanlah aku diantara orang- orang yang menang disisi-MU, dan jadikanlah aku diantara orang-orang yang dekat kepada-MU dengan ihsan-MU, Wahai Tujuan orang-orang yang memohon.

Doa Hari-9

Berhubung kemarin pas hari ke-9 itu hp lagi habis baterainya, jadi gak bisa update blog deh, ya udah borongan aja deh

Yaa Allah! Sediakanlah untukku sebagian dri rahmat-MU yang luas, dan berikanlah aku petunjuk kepada ajaran- ajaran-MU yang terang, dan bimbinglah aku menuju kepada kerelaan-MU yang penuh dengan kecintaan-MU, Wahai harapan orang-orang yang rindu.

99,9 % Rekrutmen Depkeu Bersih?

Ini patut masuk ke blog saya nih, good.

99,9 Persen Rekrutmen Depkeu Bersih?
Sekitar 19.000 peserta seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) Departemen Keuangan mengerjakan tes potensi akademik yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (30/7). Total sekitar 59.000 peserta seleksi CPNS Depkeu di seluruh Indonesia memperebutkan 2.630 kursi untuk tingkat sarjana di 12 unit Eselon I Departemen Keuangan yang tersebar di 1.063 kantor di seluruh Indonesia.
Selasa, 1 September 2009 | 11:24 WIB

KOMPAS.com - Ada yang bilang kalau mau menjadi pegawai negeri sipil harus siap menyetorkan sejumlah uang agar si calon pegawai bisa melenggang bebas masuk seleksi. Atau ada pula yang menggunakan nama besar seseorang yang berpengaruh sebagai jaminan di departemen atau instansi pemerintahan. Ini adalah bentuk-bentuk KKN yang mungkin kerap terjadi di tingkat pusat ataupun daerah.

Departemen Keuangan sebagai salah satu instansi pemerintah yang memegang pos-pos penting negara mencoba ingin merubah persepsi masyarakat tentang instansi pemerintahan yang kotor dan penuh kecurangan. Reformasi Birokrasi adalah jawaban dari Departemen yang dipimpin oleh Sri Mulyani Indrawati ini sebagai langkah untuk mengubah persepsi tersebut.

Salah satu bentuk reformasi birokrasi dalam tubuh Depkeu adalah perekrutan calon pegawai negeri sipil Departemen Keuangan. Anggota Tim Reformasi Birokrasi (TRB) Juni Hastoto menjamin proses seleksi dan perekrutan di Depkeu sudah 99,9 persen berjalan bersih, sementara sisa 0,1 persen sangat mungkin merupakan orang di luar Depkeu yang memanfaatkan kesempatan untuk memperdaya para calon pegawai.

Semua Berkompetisi Secara Murni
Keseriusan Depkeu untuk merubah cara 'kuno' yang kotor dengan cara baru yang lebih bersih terbukti dengan memperketat kompetisi seleksi calon pegawai negeri sipil. Tahun 2008 ini tercatat ada 120.000 aplikasi yang masuk, namun hanya 1.900 yang lulus dan diangkat menjadi pegawai. Sedangkan tahun lalu ada 80.000 pelamar dan yang lulus seleksi hanya 2.000 calon.

Perubahan proses perekrutan di Depkeu sebenarnya mulai mengalami perubahan sejak tahun 80-an yaitu dengan melibatkan surat kabar untuk memuat pengumuman soal pendaftaran CPNS dan hasil ujian. Sebelumnya proses perekrutan tidak dapat menjangkau semua pelamar, yaitu dengan cara mendatangi beberapa universitas di Indonesia.

Proses penyeleksian yang berlaku sekarang ini melalui beberapa tahapan. Pertama, tahap seleksi administrasi dimana para pelamar dapat mengirimkan surat pendaftaran dan dan mengisi aplikasi dan dapat dilakukan secara online dan kirim ke sekertariat Depkeu. Selanjutnya pihak Depkeu akan menyeleksi calon pegawai negeri sipil.

Kedua, tahap ujian dimana peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi selajutnya akan mengikuti tes tulis akademik. Ketiga, peserta yang lolos tes tulis akan menghadapi psikotes. Keempat, apabila lulus psikotes peserta akan di tes fisik dengan mengikuti tes kesehatan dan olah raga. Dan Kelima peserta yang sudah mengalami penciutan jumlah akan melakukan tes terakhir yaitu wawancara.

Panjangnya tahapan seleksi ini dirasakan oleh Yani, pegawai Depkeu yang baru diangkat pada Januari 2009 lalu. Menurutnya proses seleksi pegawai Depkeu saat ini lebih fair dan bersih karena semua peserta harus melewati tahapan yang panjang dan ketat, beberapa temannya yang punya saudara atau kenalan di Depkeu malah tidak diterima.

Masih menurut Yani, proses seleksi pegawai yang bersih dan fair yang dilakukan oleh Depkeu secara langsung akan mendapatkan sumber daya manusia yang berkualitas dan kompeten dan akan mempengaruhi kinerja dan produktifitas dari Depkeu sendiri dalam melayani masyarakat.(Mulk)


ANI